19 September 2026

.

Oleh : Urip Widodo (alumni Kelas Menulis Online Alineaku)

Ibnu Katsir menulis kitab tafsir 700 tahun yang lalu, dan sampai sekarang kitabnya masih dipakai sebagai kitab rujukan. Bisa dibayangkan banyaknya pahala amal salih yang telah mengalir kepadanya” –Urip Widodo, 2022.

.

Bagaimana caranya masuk surga dengan menulis? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, mari kita perhatikan beberapa hadits dan ayat al-Quran berikut.

“Barangsiapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, Allah Ta’ala akan mudahkan baginya jalan menuju surga” (HR. Muslim no. 2699).

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang salih” (HR. Muslim no. 1631).

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893).

Amal Salih adalah Kunci Surga

Dengan menulis Anda punya peluang memperbanyak amal salih” –Urip Widodo, 2022.

Allah Swt berfirman, “Itulah surga yang dikaruniakan untuk kalian, disebabkan amal salih kalian dahulu di dunia” (QS. Az-Zukhruf ayat: 72).

“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang salih, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai” (QS. An-Nisa: 57).

Dua firman Allah Swt di atas mengisyaratkan bahwa syarat masuk surga adalah dengan beramal salih. Dalam sebuah keterangan disebutkan bahwa di akhirat nanti Allah Swt akan menimbang setiap manusia, untuk diketahui berat mana antara amal salih dengan dosanya.

Apabila amal salih lebih berat maka Allah Swt akan memasukannya ke dalam surga. Sebaliknya, ketika timbangan dosa lebih berat, maka Allah Swt akan memasukannya ke neraka. Jadi, syarat supaya kita dimasukkan ke surga adalah timbangan amal salih kita harus berat. Dengan kata lain amal salih kita harus banyak.

Nah, dengan menulis Anda punya peluang memperbanyak amal salih. Coba lihat hadits di atas, hadits yang pertama. Di hadits tersebut disebutkan dengan menuntut ilmu maka akan dimudahkan jalan ke surga.

Sudah pernah dibahas di bab sebelumnya, bahwa untuk menjadi seorang penulis, seseorang harus harus banyak belajar, sehingga buku yang dia tulis akan berkualitas. Banyak belajar sama dengan menuntut ilmu. Semakin sering si penulis itu belajar maka akan semakin dimudahkan jalannya menuju surga.

Ilmu yang Anda tulis di buku dan kemudian bukunya dibaca serta dirasakan manfaatnya oleh pembaca, maka itu akan menjadi investasi amal salih bagi Anda. Lihat hadits yang kedua di atas.

Selama ilmu yang Anda tulis itu terus dirasakan manfaatnya atau terus digunakan, maka selama itu pula pahala amal salih mengalir pada Anda. Bahkan, walau pun Anda sudah tiada. Amal salih yang terus mengalir ini tentu akan memperberat timbangan amal salih kita, sehingga akan mempermudah kita masuk surga.

Apabila ada pembaca yang terinspirasi oleh tulisan Anda kemudian dia melakukan perbuatan baik, maka Anda pun akan mendapatkan pahala amal salih, sama dengan dia yang mengerjakannya. Sebagaimana sabda Rasulullah saw di hadits ketiga di atas. Semakin banyak pembaca yang terinspirasi, semakin banyak pula pahala yang akan Anda peroleh. Dan ini akan menambah banyak amal salih Anda.

Masuk Surga Lewat Tulisan

Tulis sesuatu yang baik yang dapat menginspirasi orang-orang, dapat mengajak orang-orang untuk berbuat baik” –Urip Widodo, 2022.

Seperti yang saya contohkan di bab sebelumnya, HAMKA seorang ulama yang juga penulis, sekarang sudah tiada. Namun pahala amal salih terus mengalir kepadanya, karena buku Tafsir Al-Azhar yang dia tulis sampai sekarang terus dibaca dan menginspirasi orang untuk berbuat baik.

Apalagi Ibnu Katsir yang menulis kitab Tafsir Ibnu Katsir 700 tahun yang lalu, dan sampai sekarang kitabnya masih dipakai sebagai kitab rujukan. Bisa dibayangkan banyaknya pahala amal salih yang telah mengalir kepadanya.

Selain itu, dengan menulis juga Anda telah melaksanakan salah satu kewajiban seorang muslim. Yaitu, ber-amar ma’ruf nahyi munkar atau mengajak kepada kebaikan dan mencegah segala kejahatan. Dan tentu saja itu menjadi tambahan amal salih bagi Anda.

Jadi, ayo semangat menulis. Tulis sesuatu yang baik yang dapat menginspirasi orang-orang, dapat mengajak orang-orang untuk berbuat baik. Sehingga Anda pun akan mendapat amal salih dari perbuatan baik orang lain yang membaca buku Anda.

InsyaAllah, dengan mendapat amal salih yang terus menerus mengalir, timbangan amal salih Anda akan berat, dan Anda pun akan dimasukkan ke surga-Nya.

.

Urip Widodo adalah pegawai BUMN sekaligus penulis freelance. Tinggal di Kota Tasikmalaya. Nomer WA:  0852-2385-2832. Facebook:  Urip Abina Kamal. Instagram:  uripwid. Email:  [email protected]

1 thought on “Menulislah, Maka Anda Akan Masuk Surga – 5

  1. Gaya bahasa dan penyampaiannya sudah seperti gurunda. Terima kasih pak Urip Widodo, syukran katsira ustadz Cahyadi Takariawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *