19 September 2026

.

Oleh : Eka Putra Aprilyanawati (alumni Kelas Menulis Online Basic batch 51)

Kita harus percaya bahwa dengan usaha pantang menyerah, proses sesulit apapun akan terasa ringan –Eka Putra Aprilyanawati, 2022.

.

Mengapa kita mesti memulai dari hal yang paling mudah? Karena setiap orang menyukai hal yang membuahkan hasil. Kalau kerja keras tidak membuahkan hasil, akan cenderung menimbulkan rasa bosan, malas bahkan berputus asa.

Dalam kehidupan, kita selalu memiliki harapan. Seperti halnya menulis, tentu yang kita harapkan bukan sekedar munculnya tulisan. Untuk mewujudkan harapan, dibutuhkan kesungguhan, perjuangan dan pengorbanan baik tenaga, waktu, pikiran dan finansial.

Sukses itu bukan perkara hasil, tapi sukses adalah sebuah perjalanan proses sampai hasil yang kita inginkan. Robert Collier menyatakan, “Sukses adalah jumlah dari upaya kecil yang berulang hari demi hari.”

Sangat penting bagi kita untuk memulai dari bagian yang membuat kita mampu memperoleh hasil. Jika berhasil, akan memberikan kesenangan sehingga membuat kita bersemangat. Karena adanya rasa senang tersebut, kitapun akan lebih percaya diri dan termotivasi.

Jika rutin terus menulis setiap hari, kemampuan menulis kita akan bertambah. Apalagi jika dibarengi dengan banyak menambah pengetahuan dari membaca, tentu akan lebih bagus hasilnya.

Memilih yang Paling Mudah

“Menulis memang tidak mudah, tapi sebenarnya menulis bisa juga menjadi mudah. Tergantung bagaimana kita memunculkan kepercayaan diri” –Eka Putra Aprilyanawati, 2022.

Ketika belajar di bangku pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar sampai pasca sarjana, akan mengalami hal-hal yang cenderung sama. Misalnya, kita dituntut untuk dapat menyelesaikan soal ujian dalam jangka waktu tertentu. Tidak hanya perlu belajar sebelum menghadapi ujian tersebut tetapi kita juga memerlukan strategi untuk mencapai nilai minimal.

Sebagian besar orang akan memilih mengerjakan soal dari yang paling mudah. Mereka akan meninggalkan atau melewati soal yang sulit. Ketika telah menyelesaikan soal yang mudah, ia akan melihat waktu yang tersisa dan kembali memutar otaknya untuk menyelesaikan soal-soal lainnya. Akan tetapi ia sudah memiliki modal kepercayaan diri dari perkiraan perolehan nilai.

Sebaliknya apabila terhenti pada satu soal yang tak segera bisa diselesaikan, dapat dipastikan ia akan gugup bahkan putus asa. Waktu, tenaga dan pikirannya sangat banyak dikeluarkan di awal. Sementara itu soal yang belum dikerjakan masih banyak; tidak sebanding dengan sisa waktu yang masih tersedia.

Menulis memang tidak mudah, tapi sebenarnya menulis bisa juga menjadi mudah. Tergantung bagaimana kita memunculkan kepercayaan diri. Apakah memulai dari bagian awal menuju akhir; ataukah memulai dari akhir dan berjalan ke depan? Mana yang paling mudah bagi Anda?

Mulai dari Hal-hal Sederhana di Sekitar Anda

“Ingatlah bahwa hal-hal kecil yang Anda lakukan dengan cara yang hebat dapat mengubah hidup Anda menjadi lebih baik” –Eka Putra Aprilyanawati, 2022.

Cahyadi Takariawan dalam salah satu materi menulis bagi pemula mengatakan, “Kita tidak perlu memikirkan bagaimana mewujudkan impian dengan melakukan hal-hal yang besar”. Bahkan hal-hal kecil yang berhubungan dengan ruang lingkup keahlian yang kita miliki, dapat diolah menjadi tulisan yang hebat.

Banyak sekali hal-hal kecil yang bisa Anda tuliskan. Salah satunya, Anda dapat membuat daftar kegiatan selama sepekan ke depan. Anda dapat mengulangi cara ini untuk pekan berikutnya. Hal ini akan sangat membantu Anda menyelesaikan tugas-tugas selama satu pekan. Hal-hal kecil seperti ini dapat membantu Anda meraih sukses dalam hidup.

Jangan pernah berpikir bahwa Anda tidak memiliki sesuatu untuk diandalkan. Banyak orang sukses dengan melakukan apa yang bisa dilakukan saat ini dan tidak pernah menunda untuk dilakukannya esok hari. Ingatlah bahwa hal-hal kecil yang Anda lakukan dengan cara yang hebat dapat mengubah hidup Anda menjadi lebih baik.

Meskipun proses tersebut tidak mudah, tapi itulah tantangannya. Kita harus percaya bahwa dengan usaha pantang menyerah, proses sesulit apapun akan terasa ringan. Dan ketika kita berhasil melewati proses tersebut maka akan ada cerita indah yang bermakna yang bisa kita kenang suatu saat nanti.

Berbeda dengan seseorang yang menginginkan hasil instan, mengabaikan makna dari perjuangan. Padahal tidak ada sesuatu yang instan di dunia ini. Kalaupun memperoleh hasil yang instan maka yang paling menyedihkannya adalah ketika kita tidak mengenal makna pengorbanan apalagi perjuangan.

Tidak ada hal yang berharga untuk hasil yang instan. Maka mulai sajalah.

Eka Putra Aprilyanawati, lahir di Boyolali pada 9 April 1987. Menyelesaikan pendidikan di Akbid Kusuma Husada Surakarta, saat ini bertugas di Puskesmas Purwodiningratan Surakarta. “Nikmati hidup dengan santai tapi tidak menyepelekan,” demikian motto hidupnya. Nomor HP / WA: 081222226714. Alamat email : [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *