19 September 2026

.

Oleh : Sri Istiyani (alumni KMO Basic 41 / Antologi 13)

Sekolah menulis sesungguhnya adalah pengalaman. Pengalaman demi pengalaman menulis akan menjadikan seorang penulis pemula terus belajar” –Sri Istiyani, 2022.

.

Tulisan ternyata bisa dinikmati layaknya kopi bahkan lebih. Namun apakah sekedar tulisan langsung terasa nikmatnya, tentu tidak. Tulisan butuh diramu dan dan disajikan dengan elok agar tampak menarik ketika bertemu dengan penikmatnya.

Cara meramu tulisan inilah yang membutuhkan ilmu seperti layaknya sekolah. Sekolah menulis sesungguhnya adalah pengalaman. Pengalaman demi pengalaman menulis akan menjadikan seorang penulis pemula terus belajar. Belajar memahami tulisannya sendiri menjadi sangat perlu untuk menambah cita rasa tulisan.

Sebagai penulis pemula ada rasa ragu dan takut ketika sebuah tulisan diposting di media sosial komunitas. Terasa sekali perbedaan kualitasnya. Namun perasaan ini tidak boleh dibiarkan terus menghalangi semangat belajar menulis kita. Karena sejatinya setiap tulisan akan menemukan pembacanya.

Tulisan-tulisan senior bisa kita jadikan contoh dan referensi. Bahkan komentar para pembaca bisa juga dijadikan krisan (kritik dan saran) untuk tulisan kita nantinya.

Agar Selesai Menulis dalam Sekali Duduk

Terus menulis sampai kita benar-benar kehabisan kata” –Sri Istiyani, 2022.

Sebagai penulis pemula, saya punya sedikit tips agar satu tulisan bisa selesai dalam sekali duduk:

  1. Konsentrasi penuh

Niatkan dalam hati, kita akan menulis saat ini. Selesaikan semua pekerjaan di luar menulis terlebih dahulu, agar tidak mengurangi fokus dan berubah niat.

  • Nyalakan laptop, langsung mulai mengetik

Kadang ketika kita membuka laptop dan tidak langsung mengetik, kita akan tergoda untuk sekedar membuka file yang lain. Maka segeralah mulai mengetik.

  • Matikan wifi, no internet

Ketika kita sudah mulai menulis, idealnya semua bahan referensi harus sudah terkumpul. Jangan sampai kita masih browsing apalagi tergoda untuk bermedsos ria.

  • Tanamkan pada mindset, bahwa kita seorang penulis

Walaupun masih pemula, tanamkan kepada diri sendiri, bahwa kita adalah penulis. Hal ini perlu karena akan menambah rasa percaya diri.

  • Tidak berhenti jika belum selesai

Terus menulis sampai kita benar-benar kehabisan kata. Abaikan typo dan sebagainya. Jangan tergoda untuk mengedit saat sedang menulis.

  • Edit dan meramu tulisan

Setelah selesai menulis, pastikan baca kembali berulang-ulang. Kurangi jika berlebihan dan tambahi jika memang ada yang masih dirasa kurang.

Kuatkan Tekad, Luruskan Niat

Kita akan bertanggungjawab penuh dengan tulisan yang kita hasilkan. Maka dari itu tulislah yang benar-benar kita ketahui” –Sri Istiyani, 2022.

Setiap tulisan membutuhkan pengetahuan penulisnya. Dengan menulis berarti kita akan terus belajar menambah pengetahuan tersebut.

Pengetahuan bisa kita dapatkan dari berbagai sumber, diantaranya banyak membaca. Membaca apa saja yang kita suka maupun yang materi sebenarnya kurang kita sukai.

Kita akan bertanggungjawab penuh dengan tulisan yang kita hasilkan. Maka dari itu tulislah yang benar-benar kita ketahui. Mencari referensi dari sumber yang terpercaya yang sudah kita pahami isi dan pesan sebelumnya.

Bergabung dengan komunitas menulis juga sangat perlu, karena bisa membentuk mental kita menjadi semakin kuat. Kita juga bisa menjadi lebih bertanggungjawab dengan pekerjaan ini.

Mempunyai komunitas baru dengan berbagai karakter dan latar belakang, tapi dengan minat yang sama, yaitu senang dan sedang belajar menulis, pasti akan menambah semangat untuk terus menulis.

Dalam perjalanan belajar menulis, terkadang kita temui hal-hal yang tidak pernah kita prediksi bahkan menyakitkan bila dirasa dan dipikirkan. Yah, karena di dunia ini selalu ada dua hal, yaitu suka dan tidak suka, senang dan benci, baik dan jahat dan seterusnya.

Tetap saja luruskan niat kita untuk terus belajar, karena semua hal yang datang pada kita akan menjadi ilmu apabila kita bisa memaknainya. Mengenal dunia literasi ternyata sangat menyenangkan.

.

Sri Istiyani, S.E, S.Pd, lahir di Klaten, 2 Agustus 1979. Ia adalah seorang guru TK. Kini tinggal di Klaten, Jawa Tengah. Alumni KMO Alineaku Basic Batch 41 & Antologi Batch 13.

1 thought on “Agar Selesai Menulis dalam Sekali Duduk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *