20 September 2026

.

Belajar dari Para Penulis Produktif

Oleh : Cahyadi Takariawan

“My belief of book writing is much the same as my belief as to shoemaking. The man who will work the hardest at it, and will work with the most honest purpose, will work the best” –Anthony Trollope.

.

Anthony Trollope adalah seorang novelis produktif. Ia dikenal memiliki kemampuan menulis dengan kecepatan yang luar biasa. Novel pertamanya terbit pada tahun 1847. Pada kurun masa 38 tahun berikutnya, ia menerbitkan 47 novel, 18 karya nonfiksi, 12 cerita pendek, 2 drama, dan berbagai artikel.

Pada beberapa postingan sebelumnya, sudah kita bahas tips produktif dari Anthony Trollope. Kali ini saya tambahkan lagi tips produktif menulis dan Trollope. Tentu saja tidak semua hal bisa ditiru. Pilih yang cocok untuk masing-masing kita, tinggalkan yang tidak bisa kita lakukan.

Kegigihan dan Kreativitas Menciptakan Karya Tulis

“Expect anything worthwhile to take a long time… While the notion of ‘grit’ as the greatest predictor of success may be a product of modern psychology, the ethos behind it is something creative people, and writers in particular, have known for ages” –Maria Popova, 2014.

Salah satu modal untuk menciptakan produktivitas adalah kegigihan serta kreativitas. Semua penulis produktif, memiliki tingkat kegigihan dan kreativitas tertentu. Tidak ada kesuksesan tanpa kegigihan. Sedangkan kegigihan akan lebih efektif jika disertai dengan kreativitas.

“Ide tentang kegigihan sebagai prediktor terbesar kesuksesan, mungkin merupakan produk psikologi modern, namun etos di baliknya adalah sesuatu yang orang-orang kreatif, dan penulis khususnya, telah ketahui selama berabad-abad”, ungkap Maria Popova.

Isabelle Allende pernah menyatakan, “Muncullah, muncullah, muncullah, dan setelah beberapa saat, inspirasi akan muncul juga.” Sebuah kegigihan untuk memunculkan inspirasi menulis, tampak dari ungkapan Allende. Jika Anda merasa tidak memiliki inspirasi untuk menulis, berusahalah untuk memunculkan. Usahakan berkali-kali sampai inspirasi itu benar-benar muncul untuk dituliskan.

E.B. White memperingatkan bahwa “seorang penulis yang menunggu kondisi ideal untuk menulis, akan mati tanpa menuliskan sepatah kata pun.” Tidak ada kondisi ideal yang bisa kita hadirkan. Kehidupan kita penuh dengan kesibukan dan keributan –ini adalah gangguan potensial untuk tidak menulis. Maka kegigihan untuk tetap menulis, menyiasati suasana tidak ideal dengan kreatif, akan menjadi sarana penting melahirkan karya tulis.

Mencermati rutinitas sehari-hari para penulis terkenal, membuat kita bisa menemukan satu titik yang jelas. “Muncul hari demi hari, tanpa gagal, adalah cara paling pasti untuk mencapai kesuksesan yang langgeng”, ungkap Popova. Rupa-rupanya, kegigihan dan kreativitas, telah dicontohkan oleh Anthony Trollope di sepanjang usia menulisnya.

Kegigihan dan kreativitas, tampak nyata pada keseharian Trollope dalam menciptakan karya tulis. Tanpa keduanya, produktivitas akan lebih lambat tercipta.

Menulis Agar Cepat Mendapatkan Uang?

“I was at it for years and wrote ten volumes before I made a shilling. I say all this, which is very much in the guise of a sermon, because I must endeavor to make you understand that a man or woman must learn the tricks of his trade before he [or she] can make money by writing” –Maria Popova, 2014.

Pada bulan April 1860, Trollope yang waktu itu berusia 45 tahun, menulis sepucuk surat balasan untuk tetangganya, Catherine Gould. Waktu itu suami Catherine memutuskan untuk menulis demi mendapatkan uang, dan sangat ingin mengetahui rahasia bisnis.

Isi surat Trollope itu, menurut Popova, memberikan pelajaran berharga bagi para penulis serta pengusaha yang mengharapkan kesuksesan instan. Dalam surat balasan tersebut, Trollope menyampaikan pesan-pesan penting bagi para penulis.

Tentang menghasilkan uang dari menulis, dalam surat itu Trollope menyatakan, “Saya tidak memiliki keraguan lebih dari yang Anda miliki, bahwa orang seperti Gould dengan pendidikan dan kecerdasan yang baik, dapat menghasilkan uang dengan menulis”. Bahwa menulis bisa menghasilkan uang, tidak dipungkiri oleh Trollope.

“Keyakinan saya tentang menulis buku hampir sama dengan keyakinan saya tentang pembuatan sepatu. Orang yang bekerja paling keras dalam hal itu, dengan tujuan yang paling jujur, akan bekerja paling baik”, lanjut Trollope dalam surat balasan tersebut.

Tentu saja Trollope mendapatkan uang dari karya tulis yang dihasilkannya. Namun hal itu dilakukan setelah bekerja keras, penuh kegigihan dan mencurahkan segenap kreativitas. Trollope mengibaratkan dengan membuat sepatu. Para pembuat sepatu yang bekerja dengan keras dan dengan tujuan paling jujur, akan bisa menghasilkan sepatu paling baik.

Bisnis terkait tulis menulis, menurut Trollope “adalah pekerjaan yang berat dan  melahirkan banyak kekecewaan”. Kurang lebih, ia ingin mengingatkan suami Catherine agar berpikir ulang jika menulis untuk tujuan bisnis. Jangan berharap mendapat kekayaan dari menulis secara instan, namun harus disertai kesungguhan perjuangan dan pengorbanan.

“Saya melakukannya selama bertahun-tahun dan menulis sepuluh jilid sebelum menghasilkan satu sen uang”, ungkap Trollope. “Saya mengatakan semua ini, yang sangat mirip dengan sebuah khotbah, karena saya harus berusaha untuk membuat Anda mengerti bahwa seseorang harus mempelajari trik bisnis sebelum dia dapat menghasilkan uang dengan menulis”.

Intinya, perlu kesungguhan, disiplin, kegigihan dan sikap pantang menyerah. Mulailah menulis, displinlah menulis, rajinlah menulis, teruslah menulis, kelak Anda akan menikmati hasilnya.

Bahan Bacaan

James Clear, The 15-Minute Routine Anthony Trollope Used to Write 40+ Books, https://jamesclear.com

Maria Popova, Anthony Trollope’s Witty and Wise Advice on How to Be a Successful Writer, https://www.themarginalian.org, 24 April 2014

Mayo Oshin, The Daily Routine of 20 Famous Writers (and How You Can Use Them to Succeed), 15 Agustus 2017, https://medium.com/

Nicole Bianchi, How to Supercharge Your Writing Productivity: Anthony Trollope’s Strategy for Writing 45+ Books, https://nicolebianchi.com, 26 Februari 2016

Victoria Blake, Writing Tips form a Trollope! https://victoriablakewriter.wordpress.com, 3 November 2014

1 thought on “Agar Selalu Produktif Menulis – 66

  1. Teruslah menulis, kelak akan menuai hasilnya. Syukran katsira ustaz Cahyadi Takariawan atas motivasi ilmu kepenulisannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *