.
Oleh : Cahyadi Takariawan
”Nothing will work unless you do” –Maya Angelou.
.
Sering kali Anda merasa memiliki banyak ide untuk ditulis. Anda juga memiliki banyak keinginan untuk menulis. Sayangnya, hanya berhenti pada ide dalam pikiran. Hanya berhenti sebatas keinginan.
Sepanjang Anda tidak menuliskan, selamanya ide Anda tidak pernah terdokumentasikan. Sepanjang Anda tidak menulis, selamanya hanya akan berhenti pada keinginan. Seperti ungkapan Maya Angelou, “Tidak ada yang akan terwujud, kecuali jika Anda melakukannya.”
“Your mind is the only thing stopping you from being a great writer” –Blake Powell, 2017
Apa yang akan Anda dapatkan jika Anda tidak melakukan tindakan? Apakah Anda akan sampai ke Makah atau Roma, jika Anda tidak bergerak menuju ke sana?
Mengarahkan Pikiran
“Simply put, the more time you spend practicing, the better you’ll be” –Blake Powell, 2017.
Menurut Blake Powell (2017), pikiran adalah satu-satunya hal yang menghentikan Anda untuk menjadi penulis hebat. Anda berpikir bahwa Anda tidak bisa. Anda berpikir bahwa tulisan Anda tidak bagus. Anda berpikir bahwa Anda tidak akan bisa menghasilkan karya berkualitas.
“No matter how you feel, you can choose to write in this moment here. Because you can always control your actions regardless of your feelings” –Blake Powell, 2017.
Dampak dari pemikiran negatif tersebut, Anda tidak pernah menuangkan ide ke dalam tulisan. Anda membiarkan ide-ide itu menggenang saja dalam pikiran. –Blake Powell, 2017. Tidak pernah Anda tuangkan menjadi tulisan. Itu karena Anda berpikir bahwa Anda tidak bisa melakukannya.
Maka kendalikan pikiran Anda. Arahkan dan biasakan untuk cepat-cepat menuangkan ide ke dalam tulisan. Bahwa Anda harus memaksa pikiran Anda untuk merancang cara dan jalan menuju kualitas penulis handal. Jangan biarkan dikalahkan oleh pikiran jahat yang merendahkan kemampuan diri Anda.
“The single best way to fight imposter syndrome is to write” –Blake Powell, 2017.
Jika Anda biarkan, pikiran-pikiran jahat itu akan terus menerus menyerang Anda. Melumpukan kreativitas Anda. Mematikan syaraf keberanian Anda. Makin lama, Anda semakin takut dan enggan untuk menulis. Pikiran jahat telah melumpuhkan semangat menulis yang ingin Anda tumbuhkan.
Hanya Satu Cara : Menulis!
Tidak ada cara untuk menjadi penulis produktif, kecuali dengan menulis. Tidak ada cara untuk menjadi penulis hebat, kecuali dengan menulis. Abaikan pikiran negatif Anda. Paksa diri Anda untuk menulis setiap hari.
“Writing is the one thing you can consistently do to make yourself a better writer” –Blake Powell, 2017.
Jika tulisan Anda jelek, bisa diperbaiki. Jika tulisan Anda salah, bisa dibenarkan. Jika tulisan Anda tidak sesuai kaidah, bisa disesuaikan. Namun jika Anda tidak pernah menulis, tak ada yang bisa diperbaiki. Tak ada yang bisa dibenarkan. Tak ada yang bisa disesuaikan.
Anda hanya ingin menulis, tapi tak pernah menulis. Anda hanya mengikuti kelas-kelas menulis, namun tidak pernah menulis. Anda hanya bertanya kepada para mentor menulis, namun tidak pernah menulis. Anda hanya membaca teori-teori menulis, namun tidak pernah menulis.
“Without the practice, you’ll only be reading how to become a better writer — you’ll only be wishing you could write like the greats, rather than actually putting in the practice to master your craft and become great yourself” –Blake Powell, 2017.
Abaikan saja ketakutan Anda. Semakin Anda takut, semakin sulit Anda menulis. Anda bisa memilih untuk terus menulis, atau terus berkeinginan. Jika memilih untuk terus menulis, setiap saat kualitas tulisan Anda akan semakin lancar, semakin baik dan semakin indah. Semua karena pembiasaan. Semua karena latihan dan proses berkelanjutkan.
Jika Anda memilih untuk terus berkeinginan, maka yang Anda hasilkan adalah daftar keinginan. Anda hanya menumpuk daftar keinginan yang tak pernah direalisasikan. Prestasi Anda hanya sebatas membuat dafyat keinginan. Semacam daftar menu makanan di restoran, namun tidak pernah ada masakannya.
“There’s no shortcut to success as a writer” –Blake Powell, 2017.
Tidak ada jalan pintas untuk menjadi penulis, ujar Powell. Satu-satunya cara bagi Anda untuk menjadi penulis adalah dengan menulis. Bukan dengan “ingin menulis”. Bukan dengan memperdebatkan konsep dan teknik menulis.
Satu-satunya cara untuk melawan pikiran jahat adalah dengan menulis, ujar Powell. “Menulis adalah hal yang dapat Anda lakukan secara konsisten untuk menjadikan diri Anda penulis yang baik”, tambah Powell.
Yang Anda perlukan adalah terus berlatih. Terus menulis. Terus menuangkan ide ke dalam tulisan. Menurut Powell, “Tanpa latihan menulis, Anda hanya akan membaca teknik menjadi penulis yang baik. Anda hanya akan berharap bisa menulis seperti para penulis hebat, namun tidak pernah benar-benar menjadi penulis yang hebat, karena Anda tidak pernah menulis”.
“There’s only the time you spend writing and the time you do not. That’s how you go from wishing you were a writer to living your dream as one” –Blake Powell, 2017.
Maka, semakin banyak waktu yang Anda gunakan untuk menulis, akan semakin baik kualitas tulisan Anda. Sekali lagi, tidak ada jalan pintas untuk sukses sebagai penulis. Anda harus investasi waktu dan kedisiplinan untuk terus berlatih menulis setiap hari. Menuangkan ide ke dalam tulisan setiap hari. Tidak membiarkan ide-ide itu menggenang dalam pikiran tanpa Anda tuliskan.
Bahan Bacaan
Blake Powell, How to Be Unstoppable and Write Every Day, 26 Mei 2017, https://writingcooperative.com/
.
Ilustrasi : https://starkraving.medium.com/

Terimakasih pak Cah… Moga pak Cah sehat selalu dan d berikan rezeki yg berlimpah..