19 September 2026

.

Oleh : Cahyadi Takariawan

Supercharge your efforts with dictation. The average person can dictate 500–800 words per 8-minute writing session. Yes, it’s true and tested by hundreds of my readers and students!” –Monica Leonelle, 2020.

.

Monica Leonelle tampak sangat bersungguh-sungguh meyakinkan Anda semua, bahwa menyediakan waktun satu sesi menulis 8 menit setiap hari, adalah hal yang masuk akal dan akan berhasil. Tak harus beberapa sesi, cukup satu sesi 8 menit sehari, namun rutinlah menulis dalam 8 menit tersebut.

Ia menyarankan, untuk menambah kecepatan menulis, Anda bisa menggunakan fitur “dikte” yang ada program Microsoft Word. “Tingkatkan upaya Anda dengan program dikte. Rata-rata orang dapat mendiktekan 500 – 800 kata per sesi menulis 8 menit. Ratusan pembaca dan siswa saya telah berhasil membuktikannya!” ujar Leonelle.

Jika Anda mampu mendiktekan 500 kata saja per 8 menit, untuk menulis buku sebanyak 50.000 kata, berarti Anda hanya perlu 100 sesi 8 menit untuk menyelesaikan naskah buku tersebut. Jika ditotal, berarti memerlukan 800 menit, kurang dari tigabelas jam untuk menulis naskah buku Anda.

Jika Anda menggunakan satu sesi 8 menit sehari, berarti Anda memerlukan 100 hari untuk menyelesaikan buku Anda. Jika Anda menggunakan dua sesi 8 menit sehari, berarti Anda memerlukan 50 hari untuk menyelesaikan buku Anda. Jika Anda menggunakan tiga sesi 8 menit sehari, berarti Anda memerlukan 33 hari untuk menyelesaikan buku Anda.

Sangat terukur, bukan? Coba saja biar Anda percaya.

Menulis dengan Suara

You don’t need anything special to dictate — you can use the voice recognition on your phone or you can dictate using your built-in microphone to Google docs, a free service” –Monica Leonelle, 2020.

Monica Leonelle meyakini, menulis menggunakan suara jauh lebih cepat dibandingkan dengan menulis dengan tangan. Untuk poin yang ini, saya merasa tidak bisa berlaku untuk semua orang. Ada penulis yang merasa lebih lancar menulis dengan mengetik daripada dengan suara. Nah,saya sarankan Anda mencoba agar mengetahui perbandingannya.

Di antara cara menulis dengan suara, adalah menggunakan mikrofon internal untuk disambungkan ke Google Docs, sebuah fitur gratis di laptop Anda. Mari saya ajak Anda mengenal dan mencoba cara ini. Menulis tanpa mengetik di keyboard, cukup dengan menggunakan suara Anda seperti sedang mendikte.

Melalui Google Docs, setiap kata yang Anda ucapkan akan otomatis dikonversi menjadi tulisan. Jika ada kesalahan penulisan yang dilakukan oleh Google Docs, Anda dapat dengan mudah mengeditnya nanti. Anda bisamerapikan tata bahasa, susunan paragraf, tanda baca, dan lain sebagainya,saat mengedit.

Bagaimana cara mengetik dokumen di MSWord dengan menggunakan suara? Simak langkah-langkah berikut, dan langsung praktikkan.

  • Pertama, buka laptop atau smartphone dan sambungkan dengan internet
  • Buka situs Google Docs di http://docs.google.com melalui browser
  • Masuk ke halaman awal Google Docs, Anda akan melihat banyak pilihan. Klik bagian “Resume”. Ingat, jangan klik “dokumen kosong”, karena hasilnya akan berbeda.
  • Setelah “Resume” terbuka, hapus seluruh isi tulisan yang ada di halaman “Resume” tersebut, dengan Ctrl + A, kemudian delete.
  • Setelah halaman bersih, klik “Alat” yang ada di kolom bagian atas, kemudian pilih “Dikte”
  • Akan muncul simbol mikrofon dalam kotak. Perhatikan, di bagian atas simbol ada pilihan bahasa. Di bagian bawah simbol ada menu “Klik untuk berbicara”
  • Jika Anda sudah siap, aktifkan “klik untuk berbicara”, dan diktekan (ucapkan) kalimat yang ingin Anda tulis. Usahakan mengucapkan dengan jelas.
  • Setelah selesai mendiktekan (mengucapkan) kalimat, semua suara Anda akan ditampilkan menjadi bentuk tulisan. Katakan “titik” untuk membuat tanda titik, dan katakan “koma” untuk membuat tanda koma.
  • Pastikan ruangan tempat mengetik dalam keadaan kondusif tanpa ada gangguan suara lainnya. Jika ruangan tak ada gangguan suara, maka mikrofon dapat merekam suara secara akurat sehingga dapat mengetik dengan benar sesuai yang Anda katakan.
  • Anda dapat memindah tulisan yang sudah terketik dari Google Docs ke halaman Microsoft Word, dengan metode copy paste.
  • Saatnya Anda mengedit melalui MSWord, agar lebih sesuai dengan kaidah bahasa tulisan.

Agar lebih jelas, simak tutorialnya di sini https://www.youtube.com/watch?v=xNY2RhjV-qI. Kemudian coba praktikkan beberapa kali sampai Anda merasa lancar dan mudah.

Apa yang disarankan Monica Leonelle di atas, pada dasarnya adalah cara untuk membuat Anda lancar menulis. Bahwa dalam satu sesi 8 menit, Anda bisa menulis lebih banyak. Coba berbagai macam cara dan bandingkan hasilnya.

Misalnya, Anda mengetik seperti biasa menggunakan handphone, tablet atau laptop –sesuai kebiasaan masing-masing. Hitung berapa kata rata-rata mampu Anda tulis dalam satu sesi 8 menit. Kemudian gunakan Google Docs dalam satu sesi 8 menit, Anda mendiktekan suara untuk dikonversi menjadi tulisan. Hitung berapa rata-rata kata berhasil Anda tulis dalam satu sesi 8 menit. Bandingkan keduanya, lebih lancar dan lebih efektif yang mana?

Selamat mencoba. Semoga makin lancar menulis.

Bahan Bacaan

Monica Leonelle, How an 8-Minute Writing Habit Could Help You Write Your Book This Year, https://writingcooperative.com, 12 Januari 2020

1 thought on “Menciptakan Habit Menulis “8 Menit Setiap Hari” (4)

  1. Alhamdulillah, baru tahu kalau menggunakan dokumen kosong dan resume ternyata ada perbedaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *