.
Oleh : Ratih Arti Sekaryuni, ID – 02501 EEPK 2020
.
Sebagai ibu rumah tangga yang bekerja kantoran selama hampir 28 tahun –sejak menikah tahun 1992, tentu banyak kekurangan waktu dan energi untuk rumah. Pada masa pensiun ini, saya berharap bisa lebih baik dan bisa membayar segala kekurangan dan hutang kepada keluarga.
Saat masih aktif bekerja kantoran, tentu saya relatif lebih banyak waktu di kantor. Meski demikian, kedua anak saya yang sudah dewasa tidak ada yang bersedia bekerja full time seperti saya.
Ketika remaja sampai dengan kuliah, mereka berdua sering memotivasi saya untuk tetap bekerja. Salah satu sebabnya, karena mereka “keenakan”, justru bisa bebas ketika tidak ada saya di rumah. Tidak ada tuntutan dan kecerewetan dari orangtua.
Kini setelah pensiun, saya mulai belajar menulis. Berharap bisa menerbitkan buku sendiri. Menurut saya, menulis adalah aktivitas yang bermanfaat untuk bunda shalehah sebagai pemimpin di rumah, dalam perannya sebagai istri, ibu dan warga masyarakat.
Manfaat ini terutama untuk mengingatkan diri sendiri, untuk selalu menjadi pribadi yang lebih baik dan beruntung. Pribadi yang selalu mendapat petunjuk, memiliki kemampuan dan kemudahan dalam melaksanakan perintah Allah SWT.
Masa pensiun harus semakin produktif, melahirkan karya yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bagi negeri tercinta ini. Saat masih aktif bekerja di kantor, selalu terbatasi oleh job description yang telah ditetapkan. Maka setelah pensiun, sangat banyak hal bisa dilakukan.
Bahan tulisan buku saya, berdasarkan pembelajaran dan pengalaman pribadi saya sendiri, ditambah beberapa referensi. Semoga ada proses hidup before dan after yang lebih baik, juga bisa memberi kebaikan bagi yang ibu sholehah yang tinggal di rumah.
Saya merasa sangat beruntung bisa mengikuti Kelas Emak-Emak Punya Karya (EEPK) batch 1 / 2020. Saya bisa semakin produktif berkarya, bersama para emak yang luar biasa. Dari belajar di kelas ini, berharap bisa turut berkontribusi dalam membangun negeri untuk lebih kuat, dimulai dari rumah. Aamiin.
Wallahu a’lam bishowab
