19 September 2026

.

Oleh : Cahyadi Takariawan

.

Sebuah studi yang dilaporkan dalam web Express Writers (2016) menyatakan bahwa postingan di facebook akan  mendapatkan 86% perhatian, apabila kurang dari 40 karakter. Sementara itu, postingan dengan 80 karakter atau lebih, mendapatkan perhatian sebesar 66% saja. 

Studi ini menunjukkan, postingan di facebook akan memiliki performa yang optimal, apabila berada dalam kisaran 40 – 80 karakter. Ini adalah upaya mendapatkan jangkauan pembaca. Semakin banyak jumlah karakter yang Anda tulis di facebook, semakin sedikit perhatian yang Anda dapatkan.

Tapi, apakah itu yang ingin Anda raih? Jika tujuan Anda adalah berjualan, berbisnis, atau meraih dukungan, maka hitungan dan batasan karakter ini menjadi sangat penting. Dalam dunia bisnis online, tujuan Anda adalah untuk mendapatkan respon pengguna facebook yang ujungnya membeli produk yang Anda tawarkan.

Perhatikan contoh berikut ini.

Bagaimana rasanya menunggu kehamilan? Lima tahun saya menikah, dan belum dikaruniai anak. Berbagai usaha sudah kami lakukan. Sampai akhirnya menemukan madu kesuburan. Tiga bulan semenjak saya mengkonsumsi rutin madu Zoombie, saya dinyatakan positif hamil. Bahagia rasanya. Anda ingin seperti saya?

Contoh di atas adalah postingan iklan madu kesuburan. Tepat 40 karakter. Secara teori, tulisan satu paragraf di atas, berpeluang meraih 86 % perhatian pengguna facebook, dibandingkan tulisan yang panjang. Tentu masih ditambah dengan faktor pilihan kata, gaya bahasa, termasuk ketepatan dalam memilih segmen.

Demikian pula jika tujuan Anda adalah memberikan pesan positif kepada banyak khalayak, maka memperhatikan hitungan karakter juga penting. Agar semakin banyak jumlah masyarakat yang bisa mengakses postingan Anda di facebook. Perhatikan contoh berikut ini.

Ada hal yang luput, tak engkau syukuri, padahal sangat banyak orang ingin memiliki. Engkau memiliki fisik yang lengkap, tak engkau syukuri, padahal di luar sana banyak orang menyandang disabilitas. Engkau bisa melihat, tak engkau syukuri, padahal banyak orang tuna netra.

Engkau mengeluh akan gajimu yang rendah, padahal itu artinya engkau telah memiliki pekerjaan. Engkau mengeluh akan mobilmu yang butut, padahal itu artinya engkau telah memiliki mobil. Di luar sana, sangat banyak orang ingin menempati posisimu saat ini. Bersyukurlah, dan berbahagialah.

Contoh tulisan di atas adalah kalimat motivasi, pesan kebaikan yang dikemas dalam dua paragraf pendek. Total berjumlah 80 karakter. Ternyata 80 karakter sudah cukup memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan. Dengan pesan pendek, berpeluang –secara teori—meraih 66 % perhatian pengguna facebook.

Menarik Pembaca dari Facebook ke Blog

Namun jika tujuan Anda adalah untuk belajar menulis, belajar untuk percaya diri dalam publikasi tulisan, serta menyimpan tulisan, maka faktor jangkauan atau perhatian pengguna facebook itu menjadi kurang relevan diperhatikan. Semua kembali kepada tujuan Anda dalam menggunakan facebook.

Jika Anda ingin belajar percaya diri, jika Anda ingin belajar lancar dan mahir menulis, posting saja tulisan Anda tanpa mempertimbangkan perhitungan di atas. Toh tujuan Anda lebih bertitik tekan kepada sisi intrinsik dalam diri sendiri. Anda ingin berlatih menulis secara rutin dan belajar untuk semakin percaya diri dalam publikasi.

Namun Anda bisa menggabungkan tujuan belajar menulis dengan aspek optimalisasi jangkauan. Caranya adalah dengan media blog. Artinya, Anda harus menulis di blog, kemudian membagikan link tulisan di blog tersebut melalui facebook. Cara seperti ini sangat sering saya lakukan.

Misalnya tulisan Anda di blog, mencapai 1.000 karakter atau lebih, cukup Anda cuplik di bagian yang menjadi pesan utama. Anda perlu mengambil 40 hingga 80 karakter, ditambah dengan alamat link. Pembaca akan penasaran, dan masuk ke link yang Anda bagikan.

Anda bisa membuat blog sendiri untuk belajar menulis, atau menumpang di platform terbuka seperti Kompasiana, Gurusiana dan lain-lain. Setelah menulis panjang di blog, barulah Anda cuplik 40 hingga 80 karakter untuk diposting di facebook, disertai link tulisan Anda di blog.

Dengan cara ini, Anda mendapat peluang ganda. Tulisan di facebook akan mudah diakses pengguna facebook karena ringkas. Namun mereka bisa masuk ke blog untuk membaca tulisan lengkap Anda. Jadinya, blog Anda mulai mendapatkan kunjungan dari sahabat di facebook.

Selamat menulis, selamat berkarya.

Bahan Bacaan

Julia McCoy, Everything You Need to Know About Online Content Word Count,  https://expresswriters.com, 25 Februari 2016

2 thoughts on “Facebook Sebagai Sarana Menulis – 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *