19 September 2026

Oleh : Cahyadi Takariawan

“We don’t stop writing because we get old. We get old because we stop writing”[i].

Masih banyak peserta Kelas Menulis Online (KMO) Alineaku yang bertanya tentang sumber inspirasi atau sumber ide menulis. Mereka tidak segera memulai menulis, karena tidak punya ide untuk menulis, atau tidak memiliki inspirasi untuk ditulis.

Sebenarnya, dari manakah sumber ide menulis? Dari manakah datangnya inspirasi untuk menjadi bahan tulisan?

Teramat sangat banyak hal bisa menjadi bahan tulisan. Namun saya akan fokus pada satu hal saja untuk dibahas kali ini.

Hadiah Untuk Segala yang Anda Sukai

Sebenarnya saya ingin menyebut ini sebagai hukuman. Namun cita rasa kata hukuman sangat kejam. Maka saya ganti dengan istilah hadiah. Ya, hadiah.

Berikan hadiah untuk diri Anda sendiri —atas segala sesuatu yang Anda sukai. Apapun itu. Hadiah itu, adalah tulisan. Hadiah, sudah barang tentu —menggembirkan Anda,

Tulislah sesuatu, untuk setiap hal yang Anda sukai. Ini akan menjadi hadiah dalam kehidupan Anda. Dengan cara ini, Anda selalu mendapat inspirasi untuk menulis. Bahkan suatu ketika akan bisa menjadi alasan bagi Anda untuk sangat seirus menekuni hal yang dulunya hanya sekedar kesukaan biasa.

Jika Anda suka minum Thaitea, tulislah sesuatu tentang Thaitea. Ceritakan mengapa Anda suka Thaitea, apa alasan Anda menyukainya, bagaiman cita rasanya, apa pilihan yang paling Anda suka. Nah, inilah hadiah atas kesukaan Anda kepada Thaitea. Anda bisa melakukan edukasi kepada orang lain tentang Thaitea.

Jika Anda suka pizza, tulislah sesuatu tentang pizza. Ceritakan apa itu pizza, dari negara mana, apa sejarah di balik pizza, mengapa Anda menyukai pizza, jenis pizza mana yang paling Anda suka, sampaikan alasan Anda. Ini adalah hadiah atas kesukaan Anda atas pizza.

Jika Anda suka seblak, tulislah sesuatu tentang seblak. Wa ma adraka ma seblak? Ceritakan kepada khalayak —melalui tulisan— tentang seblak. Apa sejarah di balik seblak? Sampaikan pula alasan Anda menykai seblak.

Jika Anda memiliki kebiasaan mencampur atau mengaduk semua komponen bubur ayam baru menyantapnya —seperti itulah kesukaan Anda dalam menikmati bubur ayam— tuliskan alasan Anda. Mengapa Anda harus mencampur atau mengaduk semua ingridients dalam semangkuk bubur ayam baru memakannya?

Ternyata Dewi Lestari menyukai kopi sejak ia kelas dua Sekolah Dasar. Sang Ayah sangat suka minum kopi. Setiap pulang kerja, ayah selalu bertanya, “Mana kopinya?” Ini yang membuat Dee sangat akrab dengan kopi —hingga akhirnya lahirlah novel Filosofi Kopi yang kemudian menjadi film.

Itu baru soal kesukaan makanan. Demikian pula, berlaku untuk berbagai jenis kesukaan yang lainnya. Setiap yang Anda suka, harus Anda beri hadiah berupa tulisan.

Anda suka gowes alias bersepeda? Ceritakan kesukaan Anda bersepeda melalui tulisan. Sampaikan alasan mengapa suka bersepeda. Ceritakan pengalaman seru bersepeda. Ini adalah hadiah atas kesukaan Anda bersepeda.

Jika Anda suka traveling, tulislah sesuatu tentang dunia traveling. Ceritakan alasan Anda, mengapa menyukai traveling? Apa manfaat traveling bagi Anda? Hal apa yang paling Anda nikmati dari sebuah traveling? Apa yang perlu dipersiapkan sebelum traveling. Tulis semua, dan ini menjadi hadiah atas kesukaan Anda terhadap traveling.

Anda suka mancing? Mengapa Anda suka mancing? Apa yang Anda pancing? DImana Anda mancing? Apa manfaat aktivitas memancing? Apa filosofi di balik aktivitas memancing? Tulis semua hal tentang memancing, untuk mengedukasi masyarakat.

Anda suka memasak? Ceritakan kisah seru memasak yang Anda alami. Mengapa Anda suka memasak? Apa yang menyenangkan dari aktivitas memasak? Nilai apa yang terkandung dari aktivitas memasak? Masakan apa yang paling Anda sukai? Berikan hadiah dengan menuliskannya.

Demikian pula film, drama dan sinetron. Apa yang Anda sukai, berikan hadiah untuk kesukaan Anda, berupa tulisan.

Anda suka Nam Joo Hyuk, Ahn Hyo Seop, atau Lee Jae Wook ? Buat tulisan, mengapa Anda suka cowok-cowok Korea yang ganteng-ganteng itu? Apa karakter yang Anda suka dari dirinya? Drama apa yang paling Anda suka yang dimainkannya? Ceritakan ulasan Anda tentang peran yang dimainkannya dalam drama tersebut.

Anda suka serial drama Itaewon Class? Romantic Doctor? Atau The King : Eternal Monarch? Apa alasan Anda menyuaki serial drama Korea tersebut? Ceritakan bagian-bagian yang paling Anda suka, ceritakan aktor yang paling berkesan di drama tersebut. Itulah hadiah atas kesukaan Anda kepada drakor.

Demikian pula dengan aktivitas keagamaan dan keyakinan hidup. Apa yang Anda tekuni? Apa yang Anda hayati? Tuliskan, jadikan itu hadiah atas kesukaan Anda dalam menjalani keyakina agama dalam kehidupan Anda.

Anda senang belajar ilmu fiqih? Tuliskan alasan Anda. Mengapa Anda suka ilmu fiqih? Ceritakan bagian apa yang paling Anda sukai dari belajar fiqih. Berikan ulasan tentang madzhab fiqih yang Anda ketahui. Itu adalah hadiah  atas kesukaan Anda kepada ilmu fiqih.

Anda senang kegiatan dakwah? Mengapa Anda senang berdakwah? Dengan cara apa Anda berdakwah? Apa kendala yang Anda hadapi dalam melakukan dakwah? Berikan hadiah berupa tulisan atas kesukaan Anda kepada aktivitas dakwah.

Anda layak mendapat hadiah, atas segala hal yang Anda sukai —selama hal tersebut bukanlah hal salah dan dosa atau maksiat. Dengan memberi hadiah kepada diri sendiri, maka menulis tidak terasa membebani.

Pun, bisa memberi arti atas segala sesuatu yang Anda sukai selama ini. Tidak hanya berupa kesukaan. Namun bisa mendapat hikmah dan pelajaran dari kesukaan tersebut.

Masih ada yang mengatakan sulit mendapat ide menulis? Coba agkat tangan tinggi-tinggi, biar kelihatan orangnya….


[i] Ungkapan ini adalah ‘plesetan’ dari ungkapan Bernard Shaw, “We don’t stop playing because we get old. We get old because we stop playing.

22 thoughts on “Apa Kesukaanmu, Itulah Tulisanmu

      1. Pak Cahyadi, kalau saya suka nulis macam macam. Yang ada di kepala saya, atau saya meliht sesuatu atau saya mengalami sesuatu ya saya ceritakan. Sehingga tulisan say tidak terluhat focusnya dimana seperti yang bapak sampaikan. Ketika saya liat sop…saya jadi inget sop ayam bu urif jadilah tulisan. Ketika saya ketemu penjual es kelapa dengan lipstik merahnya, jadilah tulisan..jadi sukanya yy saya kedepankan..temanya mah beragam. Karna alhamdulillah ide menulis itu gak ada habisnya. Belum selesai satu tulisan..sudah muncul lagi..jadi saya punya bank ide tulisan dalam bentuk draff.
        Owh iya ..mohon izin saya catut judul buku bapak yang CUKUP SATU ISTRI yg dlsedang say buat tulisan dengan fenomena kebiasaan orang banjar.
        Maaf pak kepanjangan. Maklum lgi seneng nulis.
        Owh iya..saya bisa nge blog karna di ajarin mbak ida. Istri bapk yg hebat itu.
        Nama blig saya beautifulmind9815 wordpress.com.
        Smoga bapak berkenan mengunjungi blog pemula ini.
        Sukses slala y pak..
        Buku butterfly effectnya juga banyak menginspiasi.
        Suwung sanget

    1. Pokoknya apa pun motivasinya, saya sih terima kasih
      teriring doa jazaakumulloh dan berusaha.mencoba semoga diberi kemampuan dan bisa istiqomah menulis. Apa pun tulisannya. Pokoknya menulis, dan menulis begitu kata pak Cah.

  1. Alhamdulillah, … Tambah satu sumber lagi yang dapat digali untuk menulis, yakni apa yang saya sukai. Sungguh, tak terpikirkan sama sekali selama ini. Terima kasih, Pak Ustad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *