19 September 2026

.

Oleh: Kiki Ardiyansyah (Alumni Kelas Self Publish 2B dan Kelas Basic Batch 51)

Aku terus mendapatkan motivasi yang dikirim rutin ke dalam grup whatsapp. Setiap postingan tersebut aku baca satu per satu sampai akhirnya muncul tekad agar bisa menulis” –Kiki Ardiyansyah, 2022.

.

Awal ketertarikanku dengan dunia menulis dimulai sejak usia SD dengan adanya mata pelajaran bahasa Indonesia. Ketika itu guruku meminta kepada seluruh siswa agar menulis sebuah karangan tentang menghabiskan liburan sekolah.

Lalu kutuliskan masa liburan sekolahku sampai akhirnya memperoleh nilai 90 an (ponten; istilah anak medan menyebutkannya). Nilai itu sangatlah membuatku bahagia. Begitulah seterusnya ketika mendapatkan tugas menulis sebuah karangan dari guru bahasa Indonesia aku selalu senang dan puas dengan apa yang aku tuliskan dan mendapatkan apresiasi yang positif dari guruku.

Setelah tamat SD, pada pelajaran bahasa Indonesia tidak lagi kutemukan ataupun mendapat  tugas menulis sebuah karangan. Akibatnya, menulis karangan nyaris tidak pernah lagi kulakoni sampai jenjang pendidikan MAN.

Lalu berlanjut ke jenjang pendidikan tinggi mata kuliah bahasa Indonesia kembali muncul dengan wajah berbeda. Aku mendapatkan tugas membuat karya tulis ilmiah berupa makalah, proposal seminar skripsi sampai dengan perampungan menulis skripsi sebagai tugas akhir untuk mendapatkan gelar sarjana.

Namun, setelah tamat dari pendidikan tinggi tidak ada lagi aktivitas menulis yang kulakukan. Dalam masa yang lama aktivitas tulis menulis pun nyaris tidak terasah, hanya sebatas menulis di akun sosial media.

Hingga akhirnya aku menemukan komunitas alineaku dengan mengikuti kelas self  publish di bawah asuhan Pak Cahyadi pada akhir November  2021 yang lalu. Berlanjut mengikuti Kelas Basic batch 51 dan sedang menunggu kelas even parade menulis buku 30 hari.

Empat Manfaat Bergabung dalam Komunitas Menulis

“Ketika aku tergabung dalam komunitas menulis dengan mudahnya aku mendapatkan contoh ataupun model tulisan maupun ragam karya tulis” –Kiki Ardiyansyah, 2022.

Sejujurnya aku katakan sejak ikut di berbagai program yang diselenggarakan oleh Alineaku, aku menemukan komunitas. Dengan bergabung ke dalam komunitas ini ada beberapa manfaat yang aku peroleh, di antaranya adalah:

  • Mendapat motivasi rutin

Aku sadari pasang surut motivasi dalam menulis senantiasa menghampiri siapa pun jua, terlebih aku adalah seorang penulis pemula atau sedang berproses menjadi seorang penulis. Dengan adanya komunitas menulis maka aku terus mendapatkan motivasi yang dikirim rutin ke dalam grup whatsapp. Setiap postingan tersebut aku baca satu per satu sampai akhirnya muncul tekad agar bisa menulis.

  • Menjadi pengingat tagihan tugas

Terkadang aku sadari juga ketika sudah memulai menulis maka akan datang masa lelah dan jenuh. Hal ini mungkin bisa disebabkan karena belum terbiasa menulis, atau kehilangan fokus atau alasan lainya hingga terbengkalailah tulisan tersebut.

Nah, ketika aku bergabung di komunitas menulis maka akan terus mengingatkan batas akhir pengumpulan naskah. Mulai dari awal adanya penugasan lalu di hari-hari sebelum berkakhir batas pengumpulan naskah sampai dengan ditutupnya waktu pengumpulannya.

  • Mendapat berbagai contoh atau ragam tulisan

Begitu juga dalam hal contoh atau ragam tulisan, hal ini juga memudahkan bagi seseorang yang sedang berproses menjadi penulis maupun seorang penulis pemula. Ketika aku tergabung dalam komunitas menulis dengan mudahnya aku mendapatkan contoh ataupun model tulisan maupun ragam karya tulis. Dengan demikian bisa menjadi bahan bacaan bagi diriku secara pribadi. Bagi siapa pun yang ingin berproses menjadi penulis hal ini sangatlah dibutuhkan.

  • Mendapat bimbingan dari profesional

Kita tahu bahwa seseorang lahir ke dunia ini tidaklah memiliki ilmu dan pengetahuan. Begitu juga dengan menulis. Maka seorang pembimbing memiliki peran yang berarti bagi siapa pun yang berproses ingin menjadi penulis. Dengan dibimbing, kita bisa melahirkan tulisan yang inspiratif serta memudahkan pembaca memetik pesan yang terkandung dalam tulisan.

Dari manakah hal-hal itu didapatkan? Salah satunya didapat dari komunitas menulis. Keempat hal di atas merupakan hasil dari yang aku rasakan setelah bergabung dengan komunitas menulis Alineaku.

Aku bersyukur kepada Allah telah dipertemukan dengan Alineaku dan tak ada kata yang bisa aku ucapkan selain ucapan terimakasih buat seluruh tim Alineaku. Terkhusus buat Pak Cahyadi dan Bu Nurlaila, di sela-sela aktifitas yang padat masih menyempatkan diri berbagi ke suluruh peserta kelas menulis.

.

Nama; Kiki Ardiyansyah, S.Pd.I. adalah alumni Kelas Menulis Self Publish 2(B) dan KMB Alineaku Bacth 51. Nomer HP/ WA: 085276510551.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *