20 September 2026

.

Oleh : Anna Maria Sri Asih, ID – 00301 EEPK 2020

.

Hidup itu penuh kejutan.

Semula tiada pikiran untuk sampai di perkumpulan tulisan.

Emak-emak pula yang ada di barisan.

.

Seperti lagu mbak Ruth Sahanaya: “oh oh astaga.. apa yang sedang terjadi…”

Aku tak pernah bermimpi,

bergabung di pasukan emak-emak ini.

.

Ah ternyata emak-emak temannya,

Seakan merasa aku emak yang masih muda,

rasa pede masih bisa ada.

.

Tak dinyana,

melihat kerennya tulisan mereka, keder mulai terasa.

Hingga tak berani sang tangan membuka grup WA.

Ternyata emak-emak ini hebat semua.

.

Teringat tulisan Bapak KH Mustofa Bisri,

“Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kita bisa dan lebih baik mengambil manfaat dari kelebihan orang daripada sibuk dengan kekurangannya.”

.

Konon, kata-kata dari mulut emak-emak lebih banyak.

Ingat quote di atas seperti membuat lebih bijak.

Daripada kata-kata untuk menggosip orang banyak,

lebih baik membuat tulisan yang dapat mengasah otak.

.

Jadi sekalipun berkawan dengan emak-emak hebat membuat geregetan,

karena setiap kali ada emak-emak memposting tulisan,

jantung ini berdegup seperti berada di area balapan,

dan membayangi bahwa kelas ini ternyata penuh cobaan,

semua celotehan emak-emak hebat,

mau tidak mau selalu bisa membangkitkan semangat.

.

Ruang menulis ini memang penuh hiburan.

Di samping juga penuh ilmu dan bimbingan.

Walaupun aku masih penulis amatiran.

Bermimpi suatu saat menjadi penulis andalan.

.

Tulisanku saat ini memang sudah satu bagian.

Tapi memulai perjalanan itu sudah separuh jalan.

Komitmen konsisten hingga akhir, agar ada bukti nyata menjadi penulis beneran.

.

Kalaulah Pak Cah menyemangati menulis semudah bernapas,

Menyemangati bagi yang suka makan,

menulis semudah makan camilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *