.
The 30-Day Writing Challenge – 4
Oleh : Cahyadi Takariawan
.
Bagaimanakah cara agar 30 tulisan yang Anda buat selama Ramadhan bisa menjadi buku yang diterbitkan lengkap dengan ISBN? Ikuti 10 langkah berikut ini.
- Kumpulkan 30 Tulisan Selama Ramadhan
- Pilahkan Tulisan, dan Buat Sistematika
- Tentukan Target Akhir
- Lakukan Penyesuaian terhadap Naskah
- Lengkapi Bagian-Bagian Buku
- Lakukan Swasunting (Self Editing)
- Pilih Judul yang Inspiratif
- Bikin Layout Kreatif
- Bikin Cover yang Menarik
- Serahkan Kepada Penerbit
Pada postingan sebelumnya, telah saya bahas poin pertama, kedua dan ketiga. Berikut saya bahas poin keempat. Silakan disimak, dan diaplikasikan dengan urut. Insyaallah tulisan Anda bisa menjadi buku.
Keempat, Penyesuaian Naskah Menjadi Buku
Setelah Anda memilah tulisan dan membuat sistematika untuk menjadi buku, langkah berikutnya adalah lakukan penyesuaian terhadap naskah yang Anda miliki. Dalam hal apa naskah Anda perlu penyesuaian, dan bagaimana caranya?
Agar bisa menjadi buku yang berkualitas, naskah yang terkumpul selama Ramadhan perlu Anda benahi dengan sepuluh pilihan langkah berikut.
- Menambah bahan dari cadangan tulisan yang telah Anda miliki
Mungkin Anda sudah memiliki banyak naskah yang relevan dengan tema buku yang hendak Anda tulis. Kumpulkan sebanyak-banyaknya tulisan yang pernah Anda posting di koran, majalah, blog / web, facebook, instagram, atau di grup-grup chatting. Cari tulisan yang relevan dengan tema buku yang tengah Anda susun.
Dengan cara seperti ini, Anda telah menambah bobot buku. Dari tulisan selama Ramadhan, ditambah dengan cadangan naskah yang telah Anda miliki sebelumnya.
- Menambah bahan dengan membuat tulisan baru
Jika Anda tidak memiliki tulisan yang relevan dengan tema buku, Anda bisa menambah lagi tulisan baru agar buku Anda semakin padat bergizi. Jika Anda memilih langkah ini, berarti pada bulan Syawal Anda harus segera membuat beberapa tulisan tambahan yang diperlukan.
Anda sudah menetapkan target akhir buku –seperti saya sampaikan dalam postingan sebelumnya. Target jumlah halaman buku menjadi salah satu patokan, berapa banyak Anda harus menambah naskah.
- Menambahkan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits Nabi yang relevan
Mungkin saat menulis di bulan Ramadhan, Anda belum sempat mencantumkan rujukan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits Nabi saw yang relevan dengan tema pembahasan. Maka dalam proses penyesuaian ini, Anda bisa menelaah kembali naskah Anda sekaligus mencari rujukan dari Al-Qur’an dan hadits Nabi saw.
Cantumkan ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan. Cantumkan pula hadits-hadits Nabi saw terkait tema yang Anda tuliskan. Ini semakin menambah kekuatan muatan spiritual dari buku Anda.
- Menambahkan pendapat atau penjelasan para ulama
Ketika Anda mencantumkan ayat Al-Qur’an, Anda sekaligus bisa menambahkan pendapat para ahli tafsir tentang makna ayat tersebut. Dengan cara seperti ini, pembaca akan lebih memahami relevansi ayat yang Anda cantumkan dengan tema pembahasan dalam buku tersebut.
Demikian pula saat Anda mencantumkan hadits Nabi saw, sekaligus bisa mengutipkan pendapat ulama hadits tentang status hadits maupun penjelasan terhadap kandungan hadits tersebut. Pembaca akan mendapatkan tambahan ilmu yang bermanfaat.
- Menambahkan pendapat pakar
Ketika Anda membahas tema puasa dan kesehatan misalnya, maka Anda bisa mencari sebanyak mungkin pendapat pakar kesehatan. Pendapat mereka telah bertebaran di buku, jurnal maupun web dan blog, tinggal Anda memilih yang relevan.
Cara ini membuat buku Anda tampak semakin berbobot dengan dukungan pendapat pakar. Tentu harus relevan dengan tema yang Anda bahas dalam buku.
- Menambahkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang relevan
Sangat banyak hasil penelitian atau studi ilmiah yang telah dipublikasikan luas melalui jurnal. Anda bisa memilih hasil-hasil studi ilmiah terkait tema yang Anda bahas dalam buku. Cara ini membuat buku Anda lebih memiliki bobot ilmiah yang tinggi.
Misalnya Anda tengah membahas shalat, maka Anda bisa mencari hasil-hasil penelitian terkait shalat. Misalnya, pengaruh shalat terhadap ketenangan jiwa, pengaruh gerakan shalat bahi kesehatan, dan lain sebagainya.
- Menambahkan quotes yang relevan
Quotes memberikan penguatan atas tema yang Anda bahas dalam buku. Anda bisa mencari quotes dengan searching di mesin pencari. Sangat banyak blog terpercaya yang memuat quotes dari tokoh dunia.
Pilih sebanyak mungkin quotes yang mendukung tema buku Anda. Tempatkan quotes itu secara tersebar ke berbagai bagian buku Anda. Pesan dari quotes sering kali sangat kuat, sehingga menambah bobot buku Anda.
- Menambahkan data-data atau fakta yang mendukung
Saat menulis di bulan Ramadhan, mungkin Anda juga tidak sempat mencari data-data atau fakta yang mendukung. Sebagai contoh ketika Anda membahas tentang dampak pandemi terhadap sektor ekonomi di bulan Ramadhan, bisa Anda tambahkan data-data dari lembaga terpercaya.
Misalnya data dari Kementerian Perdagangan, data dari BPS, data dari Pemerintah Daerah, data dari asosiasi pebisnis, dan lain sebagainya. Bisa data primer, bisa pula data sekunder. Data akan semakin menguatkan bobot buku Anda.
- Menambahkan kisah-kisah yang relevan
Manusia pada umumnya senang dengan kisah, senang dengan cerita. Maka film, sinetron, drama, novel dan lain-lain, sangat banyak penggemarnya. Tambahkan kisah yang relevan dengan tema pembahasan dalam buku Anda.
Kisah tersebut bisa bercorak kisah nyata yang mampu memberi inspirasi dan motivasi, bisa pula kisah fiktif untuk penyegar tulisan. Contoh kisah fiktif adalah cerita humor atau canda, yang pendek saja, dan relevan dengan tema. Ini akan membuat buku Anda lebih ‘manusiawi’.
- Menambahkan gambar, foto atau ilustrasi
Anda juga bisa menambahkan gambar, diagram, foto, ilustrasi, dan lain sebagainya, untuk menambah penjelasan secara visual. Kadang sebuah gambar atau foto lebih kuat pesannya dibanding tulisan.
Pilih gambar, foto, atau ilustrasi yang relevan dengan tema pembahasan. Tempatkan pada beberapa bagian di buku Anda, sehingga sekaligus bisa menjadi hiasan yang membuat buku makin menawan.
Selamat melakukan penyesuaian. Semoga buku Anda lebih berkualitas dan mengesankan.

MashaAllah